[ Artikel ] Rokok, Peperangan Terbesar Abad Ini

 

 

Halo lurr.. Post kali ini aku bakal bahas tentang rokok nih. Sebelum baca artikel ini, aku sebagai Tuan Rumah mau kasih peraturan dulu ya. Cuman satu kok peraturannya, yaitu Gak Boleh Ada Yang Tersinggung Ya ! Artikel ini tujuannya baik kok. Untuk mengedukasi kita semua. Ocee ya ?

Sering gak sih saat lagi makan di warung, nunggu antrian, bahkan saat sedang berkendara di jalan kalian terganggu dengan asap rokok ? Pasti sering. Pasti terganggu. Terutama kalian yang tidak merokok dan orang yang  sensitiv terhadap asap karena memiliki penyakit kambuhan pada organ pernafasannya.  Gak cuman asap nih ya, kalau lagi nyetir motor dibelakang orang yang motoran sambil ngerokok itu abu rokoknya bisa sampai ke wajah.

Ya memang, Tidak ada hukum yang melarang orang untuk merokok. Tapi dengan di dirikannya ruang khusus untuk merokok di tempat – tempat umum, seharusnya bisa membuat para perokok sadar bahwa merokok dapat mengganggu kenyamanan orang lain.

Jelas, merokok itu berbahaya bagi kesehatan. Bahkan para pengusaha rokok sudah memberikan peringatan di bagian kemasan bahkan rokok dapat menyebabkan berbagai penyakit. Dan para pengusaha rokok pun juga tidak merasa keberatan mencantumkan peringatan tersebut karena mereka tahu bahwa peringatan itu tidak ada artinya sehingga tanpa promosi pun rokok tetap diminati dan diburu para penggemarnya. Ya, ini karena sudah banyak pecandunya. Bahkan ketika seorang dengan penghasilan yang pas – pas an rela menukarkan uangnya hanya untuk membeli rokok yang hanya akan dinikmatinya sebentar saja.

Perang melawan Candu atau perang melawan hawa nafsu merokok inilah yang harus di wujudkan. Karena sesungguhnya hawa nafsu itu selalu menyuruh orang kepada kajahatan [QS. Yusuf 12 : 53]. Inilah peperangan terbesar abad ini, sesuai dengan apa yang telah diprediksi oleh Rasulullah SAW ketika ditanya oleh sahabatnya, perang apa yang paling hebat setelah perang Badar ? Yaitu perang melawan hawa nafsu.

Merokok adalah kegitan yang tidak ada manfaat dan gunanya, kecuali menghamburkan harta (pemborosan) dan mendatangkan penyakit. Menghamburkan harta hukumnya haram dan termasuk saudara setan. Dalam Al – Quran Allah SWT berfirman yang artinya :

“Hai anak Adam, pakailah pakaiamu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih – lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang – orang yang berlebih – lebihan” (QS. Al A’raaf 7 : 31).

“Dan berikanlah kepada keluarga – keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang dalam perjalanan dan jangan kamu menghambur – hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros – pemboros itu adalah saudara – saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al Isra’ 17 : 26 – 27)

Benda yang dikonsumsi oleh tubuh harus halal, baik dan bermanfaat serta tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Allah SWT mengharamkan setiap barang yang buruk (Al A’raaf 7 : 157). Memang di dalam Al Quran dan Hadist tidak merinci secara detail kriteria makanan dan minuman tersebut. Kita sebagai manusia lah yang harus dapat menilai lebih jauh baik buruknya makanan atau minuman dengan pendekatan ilmu pengetahuan. Dan yang paling penting ialah mengkonsumsi makanan dan minuman haruslah sesuai dengan kebutuhan tubuh dan kemampuan keuangan. Janganlah melampaui batas yang dibutuhkan oleh tubuh.

Oke, gimana ?? kalian yang masih merokok lebih baik berusaha di hentikan saja ya. Merokok  adalah kegiatan yang banyak ruginya lurr. Rugi bagi siapa ? bagi diri sendiri dan orang lain pastinya.

Ya, sesuai dengan judulnya. Ini merupakan peperangan terbesar abad ini. Mari kita perangi bersama hama nafsu untuk merokok. Alihkan perhatian ke hal – hal postif yang menuju kepada kebaikan ketika dulur – dulur ingin merokok. Banyak jalan terbentang bagi dulur – dulur sekalian untuk menabur kebaikkan. Menabur kebaikkan artinya melakukkan tindakan yang baik dan terpuji serta menghindari perilaku yang buruk dan tidak berbuat yang merugikan orang lain. Rasa malu adalah salah satu ciri dari orang yang berakhlak mulia, termasuk malu kalau merokok di tempat umum. Jika kita sudah punya rasa malu ini, berarti kita telah memiliki salah satu kunci untuk meraih kemenangan dalam perang ini dan mendapat ketenangan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat.

Insya Allah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *