[ Cerita Saya ] Coba Ah Jadi Freelance

Gue mulai tahu desain dan mulai belajar desain, terutama desain berbasis vektor sejak gue duduk di bangku SMP. Gue mulai tertarik waktu ngeliat kakak gue nge desaiin gue vektor wajah. Waktu itu gue cuman bisa minta tolong buat di bikinin. Sering gue minta tolong di editin. Sampai akhirnya gue mulai berpikir “kenapa gue gak bikin sendiri aja” berhubung kakak gue cuman pulang tiap tahun sekali karena kuliah di luar kota dan keterbatasan komunikasi saat itu. Singkat cerita gue sering coba2 sendiri buat desain hingga saat ini kemudahan akses intenet terutama buat tutorial di youtube memudahkan saya mengasah skill dan saat ini juga gue jadi freelance desain. Gue masih kuliah dan jurusan kuliah gue pun bukan jurusan di bidang desain makanya gue mencoba  jadi freelance desain.

Desainer freelance bekerja mandiri, menjual sendiri jasanya dan tidak terikat oleh perusahaan tertentu. Pilhan klien dan proyek buat pekerjaannya tidak ditentukan oleh atasan tetapi pekerjaannya bisa beraneka ragam dan tidak terbatas.

Dua hal penting yang melekat pada pekerjaan freelance gue yaitu yang pertama adalah pemasukan yang tidak tetap. Ya ini karena gue juga enggak bener2 promosiin diri gue. Faktor utama adalah banyaknya tugas kuliah yang membuat gue belum berani untuk menjadi full frealance desain. Selama ini gue cuman membuat portofolio di blog ini atau di Instagram yang membuat beberapa orang menghubungi gue buat bikin desain logo, vektor, cover ataupun yang lainnya. Minggu ini proyek ramai dan tabungan penuh, bulan depan bisa aja kosong melompong.

Yang kedua adalah Semua di urus sendiri. Sebagai freelancer, semua harus diurus sendiri. Mulai dari merencanakan, administrasi, keuangan, mencari klien, ngatur prioritas, komunikasi sampai negosisasi. Urusan ini gue urusin sendiri bersamaan dengan proses desain. Mendesain adalah pross kreatif yang sering kali tidak mengikuti struktur baku sedangkan mengelola bisnis prosesnya sangat terstruktur. Jadi selain harus peka dan ahli ngolah bentuk, warna, tulisan, gambar dan lainnya, gue  juga harus bisamengerjakan pembukuan keuangan, membuat jadwal, hingga membuat kalimat untuk berkomunikasi. Ya ini bakal jadi tantangan gue. Awalnya cuman coba2 hingga sekarang menjadi kegemaran gue untuk mendesain dan mencoba buat jadi freelancer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *