[ Cerita Saya ] Khotbah Jumat

 

Seperti biasa, tiap shalat jumat gue berjalan dari kampus menuju masjid yang berada di komplek perguruan tinggi lain di sebelah kampus gue, lima menit lamanya.

Dalam kutbah shalat jumat kali ini khotib berwasiat mengenai hubungan kita kepada Allah SWT. Kebanyakkan dari kita mengaku bahwa kita mengenal Allah SWT dan hubungan kita dengan – Nya dekat dan baik – baik saja. Sekarang gini analoginya, saat kita bertemu teman dekat, teman yang memiliki hubungan baik – baik saja dengan kita. Saat kita memanggilnya, apa yang kita lakukkan ? Tentu kita menghampirinya, karena dia adalah orang yang sudah kita kenal, punya hubungan baik kepada kita.

Nah, sekarang apakah saat Allah memanggil kita dengan panggilanNya (Adzan) apakah kita bergegas menemuiNya (bersegera ke Masjid) atau malah menunda – nundanya bahkan mengabaikkannya ? sekali lagi, apakah kita mengenal Allah SWT ? apakah hubungan kita dekat dan baik – baik saja ?

Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita dan sangat kuat terdengar, itulah panggilan Allah SWT kepada kita untuk menjalankan perintah shalat, dengan melaksanakan shalat tepat waktu sesungguhnya kita telah menjawab panggilan Allah tersebut. Dia tidak cepat marah akan sikap kita. Kadang kita suka terlambat, bahkan tidak shalat sama sekali karena malas, Allah SWT tidak marah seketika itu juga kita mengabaikan panggilannya, Dia tetap memberikan segala rahmatNya, memberikan kebahagiaan bagi setiap hambaNya, baik hambaNya itu menjawab panggilan AdzanNya atau tidak, sesungguhnya Allah SWT hanya akan membalas hambaNya ketika hari Kiamat nanti, karena shalat adalah penolong utama ketika di akhirat kelak dan ibadah yang di hisab pertama kali, itulah pertanggung jawaban kita nanti dihadapan Allah SWT hingga akhirnya kita yang menentukan mau selamat di dunia yang hanya sesaat atau selamat di akhirat nanti yang kekal abadi.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Bagaimana menurut kalian apabila di depan pintu rumah kalian terdapat sebuah sungai yang dia mandi di sana lima kali setiap hari, apakah masih ada kotoran di tubuhnya yang menempel?”. Maka mereka menjawab, “Tidak ada kotoran lagi yang tersisa di tubuhnya.” Maka beliau bersabda, “Maka demikianlah perumpamaan shalat lima waktu yang dengannya Allah berkenan menghapuskan dosa-dosa.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah).

Dari Abdullah yaitu Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu, dia berkata: “Barangsiapa yang ingin berjumpa dengan Allah SWT kelak di akhirat sebagai seorang muslim maka hendaklah dia menjaga shalat-shalat wajib itu yang apabila saatnya tiba maka adzan pun dikumandangkan. Sesungguhnya Allah SWT mensyariatkan untuk Nabi kalian shallallahu alaihi wasallam berbagai jalan petunjuk dan sesungguhnya shalat berjamaah itu termasuk jalan petunjuk.

Kalau saja kalian mengerjakan shalat di rumah-rumah kalian sebagaimana shalatnya orang yang sengaja meninggalkan jamaah itu sehingga dia mengerjakannya di rumahnya maka itu artinya kalian telah meninggalkan Sunnah Nabi kalian, dan kalau kalian sudah meninggalkan Sunnah Nabi kalian maka pastilah kalian menjadi sesat. Tidaklah seseorang bersuci dengan sebaik-baiknya kemudian dia bersengaja untuk ke masjid di antara masjid-masjid yang ada ini kecuali Allah SWT pasti akan mencatat satu kebaikan baginya dari setiap langkah kakinya dan

Allah SWT akan menaikkan derajatnya setiap kali dia melangkahkan kakinya itu, dan Allah SWT berkenan untuk menghapuskan karenanya satu kejelekan. Sungguh, aku teringat bahwa dahulu tidak ada orang yang sengaja meninggalkan sholat jama’ah itu kecuali orang munafiq yang diketahui dengan jelas kemunafikannya. Bahkan sampai-sampai pernah terjadi ada seorang sahabat yang didatangkan ke masjid dalam keadaan dipapah oleh dua orang lelaki hingga diberdirikan di dalam shaf.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah).

Islam itu agama rahmatan lil aalamiin, begitu besar pahala yang Allah SWT berikan kepada manusia yang beriman dan bertaqwa kepadanya, segala niat amal kebaikan yang kita lakukan akan mendapatkan balasan, begitu juga halnya melangkahkan kaki menuju masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah Allah akan hapuskan segala dosa kita. Nah gimana  ? Mari kita bersama – sama memperbaiki hubungan kita kepada Allah SWT. Termasuk gue sendiri.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *